
~Serpihan~
Mendongak memandang langit yang sendu
Sesendu hati yang pilu
Kristal leleh yang membisu di pipiku
Menjadi saksi
Dari serpihan memori memilukan
Menjadi saksi
Dari serpihan kepercayaan yang telah hancur
Mawar merahku yang telah dirampas
Membekukan hatiku
Mengisi ruang hatiku
Dengan kebencian tak terucap
Dengan kemarahan yang tak kunjung pupus
Hanya serpihan kelopak merahnya
Yang masih tergenggam erat di tangan ini
Tali persahabatan kami
Terputus pengkhianatan
Terputus keegoisan
Terputus ketidak tahuan diri
Dari orang
Yang dulu kusebut TEMAN
Nur Asri Faisalia P.~Asri Hime Phantomhive, 17 November 2009~
Mendongak memandang langit yang sendu
Sesendu hati yang pilu
Kristal leleh yang membisu di pipiku
Menjadi saksi
Dari serpihan memori memilukan
Menjadi saksi
Dari serpihan kepercayaan yang telah hancur
Mawar merahku yang telah dirampas
Membekukan hatiku
Mengisi ruang hatiku
Dengan kebencian tak terucap
Dengan kemarahan yang tak kunjung pupus
Hanya serpihan kelopak merahnya
Yang masih tergenggam erat di tangan ini
Tali persahabatan kami
Terputus pengkhianatan
Terputus keegoisan
Terputus ketidak tahuan diriDari orang
Yang dulu kusebut TEMAN
Nur Asri Faisalia P.~Asri Hime Phantomhive, 17 November 2009~
SMA Bina Insani
S1 Sastra Jepang
Universitas Diponegoro
Semarang
S1 Sastra Jepang
Universitas Diponegoro
Semarang
Angkatan XIII
Tidak ada komentar:
Posting Komentar